free page hit counter
Aplikasi Saham Penghasil Uang

8 Aplikasi Saham Penghasil Uang

Jenis investasi yang berupa aplikasi ada berbentuk saham. Aplikasi saham penghasil uang ini kini menjadi inspirasi bagi banyak orang. Cukup menekan dan klik investasi pun bisa dilakukan. Tidak perlu ribet ke kantor dan lakukan transaksi.

Apalagi di era serba digital, berbagai kemungkinan layanan dijadikan online. Penting untuk mengetahui apa saja aplikasi saham penghasil uang. Turut dipertimbangkan dengan keamanan yang terjamin dari aplikasi yang digunakan.

Investasi selain mendapatkan keuntungan tetapi juga perlu dipertimbangkan kemudahan. Akses kemudahan apabila dapat dijangkau dimanapun tanpa keluar tenaga banyak. Salah satu pendorongnya yakni aplikasi di smartphone. Nah, lebih jelasnya tentang aplikasinya, simak penjelasan berikut ini:

1. MOST Mandiri

Aplikasi saham penghasil uang yang pertama adalah MOST Mandiri. Aplikasi ini merupakan turunan dari anak bank mandiri. Tersiar kabar bahwa aplikasi ini menjadi penyedia investasi saham yang bagus. Terbukti dari pengoperasiannya yang mudah dan kompatibel.

Bagi pemula yang merintis investasi di saham, aplikasi ini sangat menguntungkan. Selain menghasilkan uang aplikasi tersebut dijamin keamanannya. Terlebih MOST Mandiri adalah punya pemerintah di bawah naungan BUMN. Namun, setoran awal sebagai modal saham tergolong mahal.

Pasalnya, dilihat dari batas minimal setoran awal saat membuka akun. Mulai dari dua juta hingga seratus juta rupiah. Perinciannya adalah mahasiswa dua juta, umum lima juta, dan seratus juta untuk layanan penuh. Bukan mahal sepenuhnya sebab fee dalam jual beli saham minimalnya hanya lima ribu.

2. Indopremier IPOT Trading

Salah satu keuntungan menggunakan aplikasi saham penghasil uang kali ini adalah nasabah mendapatkan pelatihan seperti seminar. Ada yang tahu apa nama aplikasinya? Indopremier IPOT Trading jawabannya. Seminarnya berisi pelatihan selama menjalankan investasi pada saham.

Identitas aplikasi ini juga mendapatkan izin usaha. Jangan khawatir karena aplikasinya sudah termasuk legal dan menjadi bagian bursa efek di Indonesia. Besaran uang untuk membeli saham adalah 0,19% dari transaksi, sedangkan menjualnya adalah 0,29%.

Namun, IPOT tidak menyediakan batas minimal untuk deposito. Hanya saja di awal membuka akun, setelah terjadi transaksi bisnisnya deposito barulah keluar. Meskipun begitu, di IPOT ada opsi terintegrasi antara saham dan reksadana sehingga lebih fleksibel.

3. Sinarmas

Aplikasi saham penghasil uang berikutnya adalah Sinarmas. Berbeda dengan aplikasi sebelumnya yang tidak rumit dan mudah digunakan. Sinarmas memilih desain yang cukup rumit dan kurang bisa dipahami oleh investor terkhusus pengguna interface.

Integrasi bank di sinarmas hanya bisa dari bank Niaga, Sinarmas, dan BCA. Pengguna bisa memilih dari pilihan bank tadi. Sedangkan besaran fee trading jual adalah 0,25%. Sedangkan 0,15% untuk trading membeli saham.

Sinarmas juga hanya membuka akun yang regular saja. Pengguna yang mau kea kun syariah Sinarmas tidak menyediakannya Ada konsekuensi yang harus diterima pengguna jika saldo investasi kurang dari lima ratus ribu rupiah, maka aplikasi akan nonaktifkan akunnya.

4. CIMB

Hanya dengan smartphone, aplikasi CIMB pun bisa diakses. Tentu harus dihubungkan dengan internet. Keuntungan menggunakan aplikasi ini adalah dalam investor yang retail tidak perlu mengirimkan hardfile sesuai data yang diisi pada akun sahamnya.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku saat pertama kali mendaftar. Calon nasabah harus menyiapkan formulir registrasi. Lengkapi segala dokumen yang dibutuhkan berikut tanda tangan. Kemudian dikirim ke faksi CIMB serta pembukaan rekeningnya.

Minimal untuk deposito tergolong tinggi dibanding aplikasi sebelumnya yakni satu juta rupiah. Tidak berlaku untuk besaran fee trading jual belinya. Cukup lumayan yakni sebesar 0,28% untuk jual, dan trading belinya sebesar 0,18%. Selain itu rekening nasabah yang bisa transaksi hanya BCA.

5. BNI Sekuritas

Layaknya MOST Mandiri, aplikasi saham penghasil uang berikutnya adalah BNI Sekuritas. Hampir mirip karena adanya label bank yang tentu anak dari BNI. Induknya pun sama yakni di bawah naungan pemerintah khususnya di BUMN. Meskipun begitu ada minimal setoran awalnya yakni satu juta rupiah.

Tampilan aplikasi sangat mengikuti era digital. Mudah, segar, dan tidak rumit adalah salah satu keunggulan BNI Sekuritas. Cukup hanya diakses lewat smartphone, BNI Sekuritas bisa dijelajahi dan lakukan investasi yang berpundi keuntungan. Namun terselip kekurangan yakni adanya deposito.

Apalagi disediakan fitur coba akun. Fungsinya adalah calon nasabah bisa melakukan uji coba tanpa harus menggunakan uang dulu. Cocok sekali bagi yang mempunyai pengalaman pertama bermain saham. Selain agar terlatih tetapi juga mengakrabkan. Terlebih untuk menjajaki akan lanjut investasi atau tidak.

6. MNC Sekuritas

Sama halnya perusahaan swasta dari MNC Group, aplikasi tersebut juga sebagai penghasil uang dari saham. Keuntungan yang didapatkan oleh MNC Sekuritas adalah tersedia MNC trade syariah. Cocok untuk yang mencari saham berbasis syariah. Dalih keamanan apabila terdapat syariah sebagai labelnya.

Namun, ada batas minimal dalam setiap transaksi bisnis yakni sepuluh ribu rupiah. Selain transaksi juga ada biaya beli saham sebesar 0,18%. Berbeda dengan menjual saham yakni sebesar 0, 28%.  Biaya minimal dalam setoran awalnya adalah hanya seratus ribu rupiah.

Sebelum membuka saham di MNC pastikan pengguna telah memiliki tabungan rekening BCA. Sebab, ini merupakan syarat mutlak. Namun, jika telah memiliki bisa saja membuka akun secara online. Tidak perlu mengirim dokumen hardfile, itulah kelebihannya.

7. Mirae Sekuritas

Aplikasi ini juga banyak dilirik oleh calon nasabah. Alasannya terlihat dari transaksi yang tinggi oleh banyak orang. Akses aplikasinya bisa dari laptop maupun smartphone. Hanya saja, hubungkan ke internet untuk kelancaran proses. Salah satu kelebihannya saat pertama buka akun tidak perlu deposito.

Akan tetapi saat pertama transaksi bisnis harus menyetorkan deposito sebanyak sepuluh juta rupiah. Calon nasabah juga bebas memilih bank mana untuk membuka rekeningnya. Hal yang menjadi lirikan karena transaksinya tinggi disebabkan oleh faktor fee. Di Mirae tidak ada batas minimal fee.

Maka dari itu, tidak diragukan jika investornya banyak dan jumlah transaksi tinggi. Sebab diantara aplikasi sebelumnya baru Mirae yang tidak mematok minimal fee. Meskipun begitu, badan usaha ini sudah mendapatkan izin usaha.

8. RHB Indonesia

Perlu diketahui aplikasi saham penghasil uang juga ada di RHB Indonesia. Tersiar kabar menjadi investor yang retailnya tinggi. Pasalnya aplikasi tersebut menyediakan fitur ARO yang fungsinya untuk memantau pergerakan saham. Tentu sangat membantu penggunanya agar tidak tertinggal informasi.

Status perizinan usaha ini adalah legal. Saat akan mendaftarkan diri di aplikasi ini siapkan dokumen penting. Selebihnya, calon nasabah harus mengirimkan kembali dokumen secara offline. Sayangnya juga, rekening aktifnya juga agak lama yakni sekitar tiga sampai sepekan dari pengajuan aktivasi.

Layaknya aplikasi sebelumnya yang menyertakan besaran fee untuk jual beli saham. Apabila diperinci, jual sahamnya hanya mencapai 0,25%. Sedangkan sebesar 0,15% untuk besaran fee beli. Adanya deposito juga diberlakukan di aplikasi tersebut. Bisa dibilang cukup besar jumlahnya yakni seratus juta rupiah.

Informasi yang dijelaskan tentang aplikasi saham penghasil uang cukup bisa dipahami. Mulai dari nama aplikasi, kelebihan dan kelemahan meskipun tidak disebutkan secara rinci. Namun, calon penanam saham bisa belajar tentang aplikasinya.

Terlebih, bagi generasi muda yang ingin investasi. Cocok sekali untuk pengalaman pertama sebagai pemodal saham. Pilih saja aplikasi yang depositonya kecil. Gunanya agar pemodal bisa lebih leluasa dan belajar sebelum menanam saham dalam jumlah besar.

Adanya aplikasi tersebut menjadi pintu dan jalan menabung di masa depan. Pelajari satu macam aplikasi dan tekuni. Sebelum itu pertimbangkan baik-baik kelemahan dan kelebihannya. Apabila telah dicoba bagikan pengalaman agar orang lain bisa mengikutinya.