free page hit counter
Cara buat akun saham syariah. | FREPIK
Cara buat akun saham syariah. | FREPIK

Cara Buat Akun Saham Syariah untuk Investasi & Trading IHSG

Artikel diperbarui pada 7 Agustus 2022.

Bagaimana cara buat akun saham syariah? Pertama, kamu harus memilih broker atau perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan pembukaan akun transaksi saham syariah. Lalu, ketika mengisi form pembukaan rekening, katakan bahwa kamu juga ingin memiliki akun saham syariah.

Cara buat akun saham syariah. | FREPIK
Cara buat akun saham syariah. | @freepik.com

Dilansir dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham syariah merupakan efek berbentuk saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah Islam di pasar modal.

Ada dua jenis saham syariah di pasar modal Indonesia, yaitu saham yang dinyatakan memenuhi kriteria seleksi saham syariah berdasarkan peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2017 tentang kriteria dan Penerbitan Daftar Efek Syariah.

Lalu kedua, saham yang dicatatkan sebagai saham syariah oleh emiten atau perusahaan publik syariah berdasarkan peraturan OJK No.17/POJK.04/2015.

Membuat akun saham syariah tidaklah sulit alias mudah dilakukan. Apalagi sekarang banyak perusahaan sekuritas yang membuka pendaftaran online di websitenya masing-masing.

Nah, kalau kamu ingin mulai investasi saham syariah, berikut cara-cara mudah yang bisa diikuti.

Cara Buat Akun Saham Syariah di Perusahaan Sekuritas

Sebelumnya, kamu harus menentukan alasan kamu bertransaksi saham. Apakah untuk investasi jangka panjang? Ataukah untuk investasi jangka menengah?

Pasalnya, investasi jangka panjang berarti kamu tidak akan sering jual-beli saham sehingga kamu mungkin tidak perlu memikirkan broker fee, levy, atau biaya lain.

Namun, kalau kamu ingin transaksi saham secara aktif, maka kamu harus memilih perusahaan sekuritas yang menyediakan broker fee atau biaya transaksi rendah.

Berikut ini adalah langkah yang sebaiknya kamu jalani sebelum belajar cara buat akun saham syariah di perusahaan sekuritas:

#1. Kenali Lebih Dulu Daftar Saham-Saham Syariah

Saham syariah tentu memiliki mekanisme berbeda dengan saham konvensional. Untuk itu, kamu harus mengetahui daftar perusahaan apa saja yang bisa ditanamkan saham syariah di dalamnya.

Agar mengetahui hal tersebut, kamu bisa mengeceknya melalui daftar Indeks Saham Syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Disana, kamu akan menemukan tiga jenis Indeks Saham Syariah yakni, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), Jakarta Islamic Index (JII), serta Jakarta Islamic Index 70 (JII70 Index).

Di dalam daftar itu, kamu akan melihat emiten-emiten saham syariah yang bisa dimiliki.

Jangan khawatir gak kebagian slot, karena disana kamu bisa menemukan banyak pilihan saham berdasarkan ISSI, bahkan lebih dari 400 saham syariah.

#2. Pastikan Saham yang Kamu Pilih Bebas dari Praktik Tidak Sesuai Syariah Islam

Jika sudah mengetahui daftar emiten yang bisa kamu beli untuk investasi saham syariah, selanjutnya adalah kamu harus mengecek ketepatan dari emiten yang dipilih.

Pastikan kembali bahwa saham yang kamu pilih bebas dari praktik riba, maupun praktik lain yang tidak sesuai dengan syariah Islam.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan bahwa ada beberapa syarat yang membuat emiten dapat dikategorikan sebagai saham syariah, diantaranya adalah:

  • Jenis usaha, produk barang atau jasa, serta akad dan pengelolaan emiten tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah.
  • Emiten wajib menandatangani dan memenuhi ketentuan akad sesuai prinsip syariah.
  • Emiten wajib memiliki Syariah Compliance Officer (SCO) untuk menjelaskan prinsip syariah yang dianutnya. SCO sendiri merupakan pejabat atau petugas di lembaga maupun perusahaan yang sudah disertifikasi Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), sebagai tanda bahwa ia sudah memahami konsep syariah dalam pasar modal syariah.

#3. Jangan Asal Memilih Saham, Lakukan Analisa Teknikal Serta Cek Fundamentalnya Dulu, Ya

Ketika ingin investasi saham, jangan sampai kamu memilih secara asal saham di depan mata, lho.

Kamu bisa melakukan strategi sederhana dengan melihat fundamental saham yang akan dibeli, serta lakukan analisa teknikal lebih dulu.

Sebenarnya, melihat performa saham itu tergolong mudah. Kamu bisa cek di menu Ringkasan Performa Perusahaan Tercatat yang ada di website IDX.

Pastikan bahwa saham itu memiliki kinerja baik, seperti tergolong saham dengan kapitalisasi pasar besar, serta memiliki prospek bisnis cemerlang.

Biar pengetahuanmu tentang saham syariah bisa makin banyak, silakan ikuti sekolah pasar modal gratis yang biasa diselenggarakan oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI).

#4. Kalau Sudah Menentukan Perusahaan Sekuritas, Saatnya Daftar Saham Syariah

Cara buat akun saham syariah sangat mudah dilakukan karena bisa dimulai via pendaftaran online di masing-masing website perusahaan sekuritas syariah.

Kalau sudah menentukan perusahaan yang akan dijadikan tempat untuk membuat akun serta investasi saham syariah, kamu bisa langsung lakukan cara berikut ini:

  • Silakan buka website perusahaan sekuritas syariah yang telah kamu pilih.
  • Jika sudah masuk ke dalam websitenya, kamu dapat memilih Manual Registration, lalu centang Saya Akan Membuka Account Syariah.
  • Isi semua formulir data diri seperti, nama lengkap, nomor KTP, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status pernikahan, alamat tempat tinggal, email dan nomor telepon. Kemudian, isi juga data pekerjaan, penghasilan dan asset, sumber dana, tujuan investasi, nama gadis ibu, rekening bank, dan terakhir buatlah ussername serta password yang kuat.
  • Print berkas serta tanda tangan sesuai dengan KTP serta siapkan copy KTP, copy buku tabungan, dan print foto selfie.
  • Setelah itu, kirimkan dokumen dengan memanfaatkan pick up dokumen (max 20 km).
  • Kamu bisa mengirimkannya via pos ke kantor perusahaan sekuritas pusat yang diikuti.

Proses pembukaan akun saham syariah ini akan memakan waktu selama 2-3 hari kerja setelah dokumen diterima dan diperiksa perusahaan sekuritas bersangkutan.

Tinggalkan Balasan