free page hit counter
Investasi Tanah
Investasi tanah memiliki sejumlah kelemahan. | via goodscoop.id

5 Kelemahan Investasi Tanah Ini Harus Kamu Pahami Sebelum Beli

Artikel diperbarui pada 7 Juni 2021.

Stok tanah tidak akan pernah habis tapi juga tidak pernah bertambah. Investasi tanah termasuk salah satu investasi menguntungkan. Tapi, jangan salah! Investasi tanah juga memiliki kelemahan, seperti jenis investasi lainnya.

Investasi Tanah
Investasi tanah memiliki sejumlah kelemahan. | via goodscoop.id

Tak peduli kamu dari generasi X, Y, Z, atau milenial, kamu pasti setuju kalau investasi tanah termasuk menguntungkan. Selain stok terbatas, harga tanah cenderung naik.

Selama negara tempat kamu beli tanah nggak terlibat perang, harga tanah akan terus naik karena permintaan semakin bertambah.

Bahkan, bisa jadi harga tanah yang sepuluh tahun lalu hanya berharga Rp 100 ribu per meter, kini sudah minimal Rp 1 juta.

Tapi sebelum kamu tergiur keuntungan investasi tanah, simak dulu kelemahan jenis investasi ini bagi kamu anak muda.

Artikel ini akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan investasi tanah yang bisa kamu jadikan pertimbangan. Tujuannya, agar kamu terhindar dari risiko mengalami kerugian jutaan bahkan milyaran.

Yuk, simak artikel ini sampai selesai, ya!

Baca juga: Investasi Bitcoin: Ini Potensi Untung-Rugi Cryptocurrency Satu Ini

Kenapa Kamu Harus Investasi Tanah?

Alasan investasi tanah paling klasik adalah kenaikan harga yang cukup tinggi. Bayangkan saja, rata-rata kenaikan setahun bisa mencapai 20 sampai 25%.

Kenaikan harga ini jauh lebih tinggi jika anda punya aset tanah di kawasan yang sangat strategis. Menarik, bukan?

Keuntungan Investasi Tanah

Keuntungan Investasi Tanah
Apa saja keuntungan investasi tanah? | via canva.com

Jauh sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi tanah, Kamu perlu mencari tahu dan menganalisa untung-rugi investasi tanah.

Kenapa perlu analisa investasi tanah?

Agar investasi dana yang Kamu keluarkan tidak merugi dan sia-sia. Bayangkan saja bila kamu punya sebuah properti tanah. Kamu membelinya dengan harga cash.

Lantas, kamu tawarkan properti itu kepada calon pembeli. Ternyata, tidak ada seorang pun yang mau menawar properti yang kamu jual. Tanahmu menganggur.

Berapa besar kerugian yang Kamu derita?

Baca juga: 17 Ciri Investasi Bodong yang Banyak Orang Tak Tahu

Maka saran penulis, sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi tanah. Inilah beberapa analisa investasi tanah yang perlu kamu pahami:

Lokasi Strategis

Lokasi merupakan faktor paling penting dalam investasi tanah, properti dan developer.

Bahkan, para pakar properti selalu mengatakan lokasi lokasi lokasi. Karena lokasi yang strategis adalah modal utama untuk sukses dalam investasi tanah.

Banyak orang yang menjual tanah dengan harga murah tetapi letaknya di dalam Kampung dan jauh dari keramaian.

Jangan pernah mengambil investasi ini. Dijamin, kamu akan sulit menjual kembali.

Harga

Harga menjadi faktor penting kedua dalam bisnis properti setelah lokasi. Kamu perlu mencari tanah sebagai properti dengan harga murah dan lokasi strategis.

Memang tidak mudah mencari tanah yang ada di lokasi strategis dengan harga murah. Tapi kamu harus yakin, pasti ada.

Ibarat pepatah mengatakan “Mencari jarum dalam jerami”. Memang sulit dan tidak mudah. Tetapi inilah kunci sukses dari bisnis properti tanahmu.

Apa artinya tanah di lokasi strategis tetapi harganya selangit? Bisa-bisa dana cash kamu beku di sana.

Ketahui Harga Pasar

Sebelum kamu memutuskan mengambil sebuah properti tanah, baiknya kamu survei berapa harga pasaran tanah di daerah itu.

Jangan pernah kamu tergiur dengan tanah yang punya harga murah tapi lokasi di gang sempit apalagi nggak punya akses jalan. Pasti sulit menjual kembali. Kamu akan rugi sendiri dan menyesal.

Baca juga: Hukumnya Halal, Jangan Ragu Investasi di Saham Syariah

Kelemahan Investasi Tanah

Kelemahan Investasi Tanah
Kelemahan investasi tanah. | via akseleran.co.id

Di samping peluang dan keuntungan dari bisnis properti tanah yang sangat besar dan menjanjikan.

Ternyata, investasi tanah juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu kamu dalami agar tidak menyesal nanti.  Inilah beberapa kelemahan investasi tanah yang perlu Kamu tahu ya.

Simak baik-baik ya!

Aset Tidak Liquid

Tanah termasuk dalam golongan aset yang tidak liquid atau tidak mudah untuk dijual. Aset jenis ini biasa kita kenal dengan istilah aset non liquid.

Berbeda dengan aset dalam investasi saham, reksadana dan emas. Jenis investasi ini sangat mudah untuk di cair dan diuangkan.

Kamu perlu mendalami lagi, apakah tanah yang akan kamu jadikan investasi menguntungkan.

Punya Resiko Sulit Terjual

Memang investasi tanah mempunyai potensi keuntungan dan margin yang sangat tinggi. Sebuah investasi yang sangat menggiurkan.

Tetapi Kamu perlu tahu bahwa berinvestasi di tanah sulit terjual. Terutama jika tanah yang menjadi propertimu ada di lingkungan jauh dari kota dan pusat keramaian.

Sulit Dimanfaatkan

Investasi tanah berupa tanah kosong atau tanah kavling punya risiko sulit dimanfaatkan. Karena ketika Kamu punya investasi berupa tanah. Apanya yang mau dimanfaatkan selama belum terjual.

Maka kamu tidak akan memperoleh profit dan keuntungan dari properti tanahmu sebelum terjual dan menerima cash.

Baca juga: Ini 7 Aplikasi Saham untuk Belajar dengan Uang Virtual [+Link Download]

Kurang Cocok Bagi Pebisnis Pemula

Bila kamu seorang pebisnis pemula, sangat tidak dianjurkan masuk ke dunia properti dan developer. Mengapa? Karena resiko rugi sangat tinggi.

Apalagi jika kamu menggunakan Bank sebagai leverage (daya ungkit). Belajar lebih dalam lagi tentang bisnis properti. Cari mentor, agar kamu sukses di bisnis ini.

Tidak Adanya Passive Income

Investasi tanah kamu tidak akan memperoleh penghasilan sebelum tanah terjual, apalagi kalau kamu tidak bisa memanfatkan lahan tanah sebagai lahan produktif.

Ini berbeda dengan investasi dalam bentuk deposito dan reksadana. Dalam investasi ini, kamu bisa segera memperoleh return (bagi hasil) secara berkala. Bisa bulanan, per tiga bulan, per enam bulan atau setiap ahir tahun.

Baca juga: Sharing Economy: Apa Itu dan Contoh Usahanya

Ingin Investasi Tanah?

Tanah masuk dalam kategori investasi jangka panjang. Banyak sekali faktor yang memengaruhi sukses tidaknya kamu dalam bisnis properti dan investasi tanah ini.

Satu hal yang wajib adalah kamu harus terus belajar. Bukan asal belajar tetapi belajar kepada ahlinya. Carilah seorang mentor yang bisa membimbingmu menuju sukses.

Tanpa ilmu dan pengalaman dari seorang mentor yang siap membimbingmu, kamu hanya akan menemui mimpi buruk dan kegagalan di depan mata.

Tinggalkan Balasan