free page hit counter
Agar Dropship Untung
Apa tips agar dropship untung? | goodscoop.id

10 Tips Dropship Untung Banyak, Dijamin Laris Manis

Artikel diperbarui pada 25 Maret 2021.

Happy freelancer with tablet and laptop computer in coffee shop Free Photo
Tips droship agar untung banyak. | @aleksandralittle – freepik.com

Di zaman konten dan media sosial ini rasanya rugi jika sekedar menghabiskan waktu dan kuota hanya untuk scroll dan nonton YouTube.

Ada baiknya kamu bisa gunakan kesempatan tersebut buat cari tambahan penghasilan dengan cara jadi dropshiper.

Yuk cari tahu panduan sakti jadi dropshiper agar jualan kamu lari manis dan tentunya tetap sesuai koridor syari.

Apa itu Dropship?

Dropship itu salah satu jenis menjual ulang selain reseller yang juga menjualkan barang milik orang lain, adapun dropshiper adalah sebutan untuk para pelaku dropship.

Hanya saja sistem dropship lebih banyak dipilih para pelaku online shope karena kemudahan sistem tersebut.

Dimana kamu tidak perlu membuat dan menyetok produk yang kamu jual, juga tidak memerlukan modal dan dana untuk menjadi dropshiper selain HP, kuota dan aktif di sosial media.

Syarat Menjadi Dropshiper

Namun dengan kemudahan menjadi dropshiper bukan berarti kamu bisa bebas menjual barang milik orang lain, ada syarat dan ketentuan syariat serta aturan lain agar jualan kamu sah dan berkah.

Akad dropshid tergmasuk dalam jenis jual beli salam (bayar tunda), samsarah (makelar) dan wakalah (perwakilan).

Dimana agar terpenuhi unsur syari dari ketiga jenis akad tersebut adalah adanya izin dan persetujuan dari pemilik produk untuk dijual kembali dengan sistem dropship.

Jika seorang dropshiper tidak mendapatkan izin dan persetujuan dari pemilik barang, artinya dia menjual barang yang bukan miliknya dan ini dilarang dalam islam.

“Wahai Rasulullah, datang seseorang kepadaku dan dia menginginkan  barang yang bukan milikku, apa aku harus menjualnya kepadanya?” Rasulullah menjawab: “Jangan engkau menjual barang yang bukan milikmu.” (Abu Daud 3503)

Oleh karena itu sebelum kamu menjadi dropshiper hendaknya meminta izin terlebih dahulu kepada para pemilik produk dan online shoper untuk menjual kembali produk mereka baik dengan menaikkan harga barang atau dengan meminta potongan harga untuk keuntungan kamu.

Keuntungan Menjadi Dropshiper

Dengan pengertian dan penjelasan hukum di atas maka menjadi dropshiper adalah cara mendapatkan keuntungan paling menyenangkan.

Karena kamu tidak perlu mengeluarkan dana dan modal untuk stok barang atau membuat toko fisik, cukup hanya bermodal tekad dan keberanian meminta izin kepada para pemilik barang untuk menjual kembali barang mereka di online shope yang kamu miliki.

Karena hal ini, kamu terhindar dari resiko kerugian karena barang tidak laku, bahkan kamu tidak perlu repot packing dan mengirim barang, cukup menawarkan dan menunggu cuan.

Tips Menjadi Dropshiper Handal Anti Gagal

Cyber monday retail sales Free Photo
Cara menjadi dropshipper handal. | freepik.com

Setelah kamu mendapatkan persetujuan pemilik barang untuk menjual produk mereka dengan sistem dropship, berikut tips ampuh agar jualan kamu laris manis.

#1. Pilih Produk yang Berkualitas

Selain untuk menumbuhkan trust terhadap para konsumen dengan menyediakan barang yang berkualitas dan tidak mudah rusak juga meminimalisir resiko return atau pengembalian kembali barang yang rusak karena resiko perjalanan atau resiko lainnya.

Oleh karenanya terlebih dahulu kamu lakukan deal dengan penyedia barang apakah ready untuk return jika ada kerusakan atau tidak.

#2. Deskripsi Jujur

Dibohongi itu menyakitkan, apalagi dibohongi jenis produk yang kamu beli. Makannya dalam akad salam menjelaskan detail produk adalah syarat utama keabsahan akad tersebut.

Jangan lupa menyebutkan detail warna, ukuran, jumlah, berat pengiriman, dan kualitas barang secara jelas dan jujur. Barang dengan kualitas KW jangan dikatakan ori, selain dosa karena berdusta kostumer juga akan menjauh dan kecewa.

#3. Ambil dari Supplier Pertama

Dengan mengambil barang dari tangan pertama akan memudahkan kamu untuk menentukan jumlah keutungan yang akan kamu tetapkan. Apakah dalam hal ini kamu bertindak dengan menaikkan harga dari harga asli supplier atau cukup mengikuti harga dari supllier dan mengambil persenan sebagai keuntungan.

Kostumer juga akan lebih dimudahkan dengan harga yang murah atau serupa dengan harga supllier lainnya, sehingga dijamin banyak calon pembeli yang akan mampir ke toko online kamu.

#4. Pastikan Ketersediaan Produk

Sebagai dropshiper kamu harus rajin-rajin menanyakan atau mencari info apakah barang yang kamu jual tersedia atau dalam masa pending. Jadi kamu perlu mencari supplier barang yang selalu ready dan fast respon.

Sebab sebagian kostumer bersikap buru-buru dan tergesa untuk mendapatkan kepastian barang, jangan sampai mereka kecewa karena menunggu ketersediaan barang yang entah kapan ada padahal sudah kamu janjikan segera.

#5. Pilih Supllier Terpercaya

Baik sebagai dropshiper atau jualan off line, resiko dibohongi akan selalu ada. Oleh karenanya kamu perlu mencari dengan serius supllier yang paling terpercaya, bisa dengan melihat review para pembeli, rekomendari dari sesama penjual, atau dari track record penjualan mereka.

Karena jika penyedia barang tidak jujur dan merugikan orang lain, hal tersebut akan berpengaruh terhadap performa kamu sebagai dropshiper dan kostumer akan menganggap dirimu sebagai penipu.

#6. Berikan Jaminan

Dengan memberikan jaminan akan lebih menumbuhkan kepercayaan dan kenyamanan calon kostumer kamu. Berikan jaminan return barang jika tidak sesuai dengan pesanan, uang kembali jika barang tidak dikirim atau jaminan lainnya.

Jaminan ini bisa kamu ajukan kepada penyedia barang atau dari kamu pribadi, memang kamu akan mengalami kerugian jika menjamin penuh barang yang tidak sampai atau rusak, tapi tentunya trust konsumen ke kamu tidak akan ikut rusak.

#7. Fokus dengan Satu Produk

Menjadi dropshiper kadang membuat terlena, dengan kemudahan cara jualan dan tanpa resiko akhirnya membuat kamu berfikir untuk ekspansi ke produk lain.

Eits, jangan buru-buru, belum tentu dengan merambah ke produk lain akan menaikkan penjualan dan performa toko kamu. Sebab dengan hanya berfokus kepada satu produk akan membuat tertanam di mindset kostumer bahwa toko kamu adalah rujukan untuk mencari barang yang mereka cari.

Percayalah, perlahan kostumer akan menanyakan barang lain yang mereka butuhkan dan kemudian kamu bisa merambah ke jenis barang lain.

#8. Pelanggan adalah Raja

Ini prinsip manjur jual beli dari jaman baheula, menjadi dropshiper juga harus memperlakukan kostumer layaknya raja.

Jawab pertanyaan mereka dengan respon cepat dan santun, jika barang yang mereka cari tidak ada tawarkan bahwa kamu siap mencarikan di tempat lain atau yang serupa.

#9. Jangan Jual Barang Musiman

Selain harus konsisten dan fokus dengan satu produk, sebagai dropshiper pemula sebaiknya kamu menghindari jualan barang yang ramenya hanya megikuti tren tertentu dan akan pudar seiring waktu.

Hal tersebut karena para kostumer barang musiman hanya mencari produk sesaat dan tidak mencari barang lainnya dan mungkin toko kamu akan segera dilupakan.

#10. Posting di Waktu Tertentu dan Kontinyu

Penyakit para dropshiper pemula biasanya malu dan rasa malas, malas menjual dan mengechek barang yang mereka tawarkan.

Jika kamu malu berjualan, lantas kemapa para pembeli akan mencari barang?

Kamu bisa memposting di story WhatsApp atau postingan Facebook pada jam-jam tertentu dan kontinyu di jam tersebut.

Sehingga para kostumer akan terbiasa dan seketika reflek mencari postingan kamu ketika mereka membutuhkan barang yang kamu jual.

#11. Bangun Brand Kamu Sendiri

Dengan rajin berjualan dan memposting barang kamu, mental jualan kamu akan semakin tumbuh dan berkembang. Teruslah belajar, baik dengan mentor atau melalui media sosial yang ada.

Gunakan waktu dan kesempatan perkembangan kamu untuk membangun brand tersendiri.

Dengan begitu, suatu saat ketika brand kamu telah terbentuk, kamu siap memulai dengan produk kamu sendiri.

Dan tentunya keuntungan yang kamu dapat bisa lebih besar bukan?

Kesimpulan

Sebagai penutup, tetaplah usaha dan jangan malu berjualan. Sebab berjualan adalah pintu keberkahan dan seni melatih diri. Bahkan Rasulullah sudah berjualan dari sejak usia beliau 13 tahun.

Tetap semangat dan jangan lupa berdoa, semoga sukses.

Tinggalkan Balasan