free page hit counter
Jasa-Desain-Grafis-Freelance
Jasa desain grafis freelancer. | @snowing - freepik.com

8 Hal Soal Jasa Desain Grafis yang Nggak Banyak Orang Tahu

Fakta-Jasa-Desain-Grafis
Ini 8 fakta soal jasa desain grafis yang nggak banyak orang tahu. | freepik.com

“Picture speaks a thousand words.”

Kamu mungkin sudah mendengar ungkapan di atas. Gambar bisa mengkisahkan banyak cerita.

Memang, dibandingkan kata-kata, gambar lebih menarik. Alasan inilah yang mendasari lahirnya infografis.

Oleh sebab itu, pekerjaan sebagai desainer grafis selalu menarik freelancer karena memang selalu dibutuhkan.

Baik media sosial, media televisi, radio, atau bahkan acara pengajian sekalipun memerlukan jasa desain grafis.

Karena alasan inilah, kamu bisa mulai buka jasa desain grafis di rumah.

Tapi, jangan salah.

Ada juga faktor kekurangan dan kelebihan jasa desain grafis. Dua hal ini harus kamu ketahui agar kamu bisa mengantisipasi dan memperkirakan kendala yang akan muncul nantinnya.

Nah, apa saja kelebihan dan kekurangan jasa desain grafis?

4 Kelemahan Bisnis Rumahan Jasa Desain Grafis

Jasa-Desain-Grafis-Freelance
Jasa desain grafis freelancer. | @snowing – freepik.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa jasa satu ini sangat dinamis. Kamu harus mengetahui selera pasar yang sedang hits seperti apa. Bisa jadi tahun ini sedang marak design bentuk floral dan naturalis.

Eh kemudian bergeser ke selera abstrak atau sktsa ala Vector.

Tidak ada yang tahu tapi bisa dicari tahu kecenderungannya seperti apa.

Agar tidak terjebak di zona diam karena nggak ada orderan, maka ketahui kelemahan-kelemahan jasa desain grafis bidang desain ini agar bisa segera diperbaiki atau diantisipasi.

#1. Software mahal

Harga software untuk design memang lumayan pricy. Kecuali bagi para expert, maka biaya pembelian bisa tertutup dari orderan pelanggan.

Untuk itu, pastikan sudah siapkan budget lebih jika hendak up grade ke software yang compatible bagi design.

#2. Rentan plagiarism

Siapa yang nggak jengkel? Kalau hasil design dengan waktu pengerjaan berjam-jam, pas sudah pamer ke media social dengan harapan bisa mendapatkan konsumen, malah diambil dan digunakan secara komersil oleh orang lain.

Meski sudah diberi watermark tetap saja ada oknum yang tidak bertanggungjawab terniat untuk hapus dan gunakan bagi kepentingan pribadi.

#3. Harus terus belajar dan belajar

Bagi kamu yang enggan dengan perubahan baru dan tuntutan zaman, maka bidang ini sangat tidak disarankan.

Sebab di sini kamu harus terus up date dengan ragam ilmu dan trick design agar skill-mu semakin terasah. Kalau puas hanya begitu-begitu saja, siap-siap ditinggal pelanggan.

#4. Butuh usaha lebih untuk hasil terbaik

Berlatih dan terus berlatih adalah kunci di bidang desain. Kalau menguasai tools dan fungsinya saja, hampir dipastikan banyak orang yang bisa.

Tapi bisa membuat design dengan signature tersendiri, halus dan enak dilihat, itu yang mahal. Jadi jangan heran jika tarif jasa desain pun sangat beragam.

Nah, makin ciut untuk terjun di ide bisnis rumahan bidang desain ini?

Eits, meski memiliki banyak kelemahan dan juga faktor penghambat lain.

Ternyata bidang ini pun sangat menggiurkan loh. Jadi simak untuk kelebihan-kelebihannya di bawah ini.

4 Kelebihan Bisnis Desain Grafis & Keunggulannya

Belajar-Desain-Grafis
Desain grafis freelancer kerja di rumah. | @arthurhidden – freepik.com

Kenapa sih bisnis satu ini menjadi incaran?

Terlebih lagi sejak adanya pandemik, seluruh dunia pada ramai-ramai beralih dari konvensional menuju digital secara besar-besaran.

Ya memang dari pemicu tersebut mendorong kebutuhan design meningkat.

Dengan artian, semakin besar permintaan maka semakin besar pula cuan yang bisa dihasilkan. Tetapi, kamu nyadar nggak kalau ide bisnis rumahan bidang desain, nyatanya punya beberapa poin plus seperti di bawah ini.

#1. Jam kerja fleksibel

Kamu mau kerja tengah malam saat semua sudah tidur atau ingin kerja bangun siang. Semua nggak masalah.

Nggak ada yang ngatur kamu harus duduk depan gawai untuk mengerjakan design. Satu-satunya yang mengatur adalah control diri terhadap deadline yang diminta pelanggan.

Selama setor pekerjaan on time, tidak masalah kamu mau jam berapa pun kerjanya.

#2. Nggak perlu baju rapi

Kalau kamu masuk anti ribet-ribet team, maka cocok banget. Mau kerja pakai kolor saja dan singlet, atau pakai daster, atau apalah, tidak masalah.

Kecuali ada janjian untuk meeting via video, minimal rapikan sedikit penampilan. Kalau pas mengerjakan design, bebas.

Nggak harus rapi pakai setelan blazer, kemeja atau sepatu berkilat.

#3. Gaji tergantung kinerja

Jadi nggak ada cerita iri dengan rekan kerja atau dinyinyiri. Karena besaran pendapatan tergantung dari hasil kerja.

Makin banyak yang dikerjakan dan nominalnya besar, maka makin banyak cuan yang didapatkan.

#4. Bisa kerja dimana saja

Bosan dengan pemandangan kantor yang itu-itu saja?

Atau bosan dengan sudut kamar yang sama terus?

Kamu bisa membawa gawai design ke café yang cozy, ke pinggir pantai yang segar atau ke tempat lain yang kamu sukai. Selama ada gawai dan internet serta stop kontak listrik, maka semua aman.

Karena yang terpenting adalah ide dan skill design-mu.

Nah, keren sekali bukan ide bisnis rumahan bidang desain ini?

Makanya nggak heran kalau saat ini sangat banyak orang yang menekuni bidang ini.

Pintar-pintar mencari peluang untuk mendapatkan pelanggan, maka uang pun akan mengalir meski cuman dasteran atau koloran.

Tinggalkan Balasan