free page hit counter
Pastikan 3 Dana Ini Aman Sebelum Mulai Investasi
Investasi tidak bisa sembarangan. Ada langkah yang harus Anda kenali sebelum bisa mulai Investasi.

Jangan Latah, Pastikan 3 Dana Ini Aman Sebelum Mulai Investasi

Artikel diperbarui pada 12 Desember 2021.

Boomingnya investasi belakangan ini, membuat banyak orang jadi ‘latah’ ikutan jadi investor dadakan. Investasi memang cara yang bagus untuk kamu dalam mencapai tujuan-tujuan finansial di masa depan. Namun tidak serta merta kamu bisa melakukannya tanpa tahu terlebih dulu apa itu investasi, resiko yang muncul serta dalam kondisi apa kamu layak untuk mulai melakukan investasi.

Hal ini bertujuan agar investasi yang kamu lakukan ‘sehat’ dan sesuai dengan tujuan finansial yang kamu inginkan. Jangan sampai, bukannya mendapatkan keuntungan dari investasi, kamu malah rugi karena belum khatam ilmunya.

Berikut penjelasan tentang investasi agar kamu tidak latah dengan hype ini.

Apa itu Investasi?

Keuntungan Investasi di Pasar Modal
Apa pengertian investasi sebenarnya? | via pixabay.com

Singkatnya, investasi merupakan upaya yang kamu lakukan dalam mengembangkan uang yang kamu miliki untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Nah, karena di masa depan, maka diperlukan jangka waktu tertentu dalam proses investasi.

Investasi dapat dilakukan dalam jangka waktu pendek, yaitu 3 hingga 12 bulan, dan jangka panjang, yaitu lebih dari 12 bulan. Di antara instrumen investasi yang paling populer di Indonesia, yakni emas dan saham.

Kenali Resiko dalam Investasi

Tidak hanya tentang menghasilkan keuntungan, kamu juga harus paham resiko yang muncul dalam investasi. Dalam ilmu ekonomi disebut dengan istilah high return high risk yang artinya semakin besar keuntungan (return) akan selalu diikuti dengan tingginya resiko (risk).

Investasi emas memiliki resiko yang rendah (seperti kehilangan), namun dalam segi keuntungan emas dapat dikatakan hanya memberi keuntungan yang sedikit. Begitu pun sebaliknya, saham memiliki potensi keuntungan yang tinggi, namun juga diikuti dengan resiko yang tinggi (capital loss).

3 Dana yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Investasi

Nah, setelah tahu apa itu investasi dan resiko yang muncul, selanjutnya kamu harus pastikan tiga jenis dana berikut sudah ‘aman’ sebelum memulai investasi.

Dana Sebelum Investasi
Persiapkan dana ini sebelum investasi. | via goodscoop.id

1) Dana Darurat

Dana pertama yang perlu kamu siapkan adalah dana darurat. Seperti namanya ‘darurat’ artinya dana tersebut hanya dapat kamu gunakan di kondisi darurat atau tidak terduga seperti terkena PHK, tertimpa musibah, biaya pengobatan saat sakit yang tidak dicover oleh asuransi kesehatan, dll.

Besarnya jumlah dana darurat yang perlu kamu siapkan, harus disesuaikan dengan besarnya pengeluaran kamu setiap bulan, jumlah tanggungan yang kamu miliki, dll.

Dana ini sangat penting karena kondisi darurat bisa terjadi kapan saja. Dengan menyiapkan dana darurat, kegiatan investasi kamu dapat berjalan sesuai jangka waktu yang telah kamu tetapkan. Sehingga kamu dapat memperoleh keuntungan maksimal dari investasi.

2) Jaminan Biaya Kesehatan

Pastikan kamu sudah menyiapkan dana yang cukup untuk biaya kesehatan sebelum melakukan investasi. Bagi pekerja kantoran, biaya kesehatan biasanya disediakan oleh pihak perusahaan berupa asuransi kesehatan, namun jika kamu seorang freelancer atau bahkan pengusaha mau tidak mau kamu harus menyiapkan sendiri dana ini ya.

3) Dana Pensiun

Last but not least, dana pensiun juga harus kamu pastikan aman sebelum berinvestasi. Dana ini sangat penting agar kelak kamu memiliki ketersediaan dana yang cukup di masa tua. Juga agar kamu jangan sampai menyusahkan orang lain saat tua nanti.

Sama seperti jaminan biaya kesehatan, dana pensiun biasanya sudah disiapkan oleh perusahaan bagi karyawannya. Umumnya dana ini diambil dari persentase gaji bulanan mereka. Nah, bagi selain pekerja kantoran, kamu tetap harus menyiapkan dana pensiun secara mandiri dari pendapatan yang kamu peroleh.

Nah, kalau ketiga dana tersebut sudah ‘aman’, artinya kamu sudah dalam kondisi keuangan ideal untuk mulai berinvestasi. Sehingga kamu dapat melakukan investasi secara sehat dan kamu juga jadi tidak mudah tergoda dengan jenis investasi bodong yang menjanjikan keuntungan singkat.

Hal senada juga kerap disampaikan oleh banyak penasihat keuangan, yang menyarankan untuk menggunakan ‘uang dingin’ atau ‘uang nganggur’ dalam berinvestasi, atau dalam artian kamu tidak menggunakan uang yang bersifat urgent. Dengan begitu kamu akan lebih bijak dalam memilih investasi dan mendapatkan keuntungan maksimal.

Jadi, ayo siapkan dirimu untuk mulai investasi!

Tinggalkan Balasan