free page hit counter

Setelah Baca Ini Kamu Jadi Makin Semangat Sedekah dan Raup Rupiah!

Artikel diperbarui pada 16 Juni 2021.

Keajaiban Sedekah Islam
Janji Allah tentang orang yang sedekah. | goodscoop.id

Baru-baru ini beredar tulisan viral di medsos dan grup WhatsApp tentang kematian seorang milyarder Antonio Viere Monteiro, Presdir Santander Bank Portugal, yang dinyatakan telah meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Bukan kabar kematiannya yang membuat viral karena banyak yang lebih kaya dan juga orang shalih dan ulama yang meninggal dunia akibat Covid-19 dan lebih layak merasa kehilangan, bahkan kamu pun tidak kenal siapa si Antonio. Namun caption pada unggahan kabar kematian tersebut yang menjadi perhatian banyak orang.

“Kami sekeluarga kaya raya, tapi ayahku meninggal seorang diri. Sulit bernafas seperti tercekik karena mencari sesuatu yang gratis dan tanpa biaya yaitu udara. Sedangkan harta yang dikumpulkannya ternyata tidak bisa membantunya bahkan ditinggalkannya begitu saja.” Demikian tulis putrinya.

Harta dan kekayaan memang menjadi salah satu sebab kebahagian tapi bukan segalanya. Karena apalah arti jabatan tinggi dan harta yang melimpah namun saat ajal menjemput keduanya tidak bisa menyelamatkannya bahkan untuk mencari udara yang gratis pun tidak bisa. Maka betapa lemah dan rapuhnya manusia.

Yang Kekal yang Disedekahkan

Businessman protection money on table with tree Premium Photo
Harta berkembang. | LOVELYDAY12 – FREEPIK

Ada satu ungkapan berkenaan hakikat harta yang sesungguhnya. “Jika kamu mempunyai uang satu juta dan kamu sisakan seratus ribu untuk bersedekah, berapa yang tersisa dari harta yang kamu miliki? Sembilan ratus ribu? Bukan. Yang tersisa dari harta kamu adalah seratus ribu yang kamu sedekahkan dan sembilan ratus ribu yang kamu simpan akan habis kamu gunakan.”

Itulah hakikat harta yang sesungguhnya, karena sejatinya rejeki yang kamu miliki saaat ini akan habis kamu makan dan menjadi kotoran, pakain mahal yang kamu banggakan akan rusak dan kamu tinggalkan dan tersisa harta yang kamu sedekahkan dan akan kamu manfaatkan di hari pembalasan.

Suatu ketika keluarga Rasulullah pernah menyembelih seekor domba betina dan dibagikan kepada tetangga-tetangga beliau. Maka Rasul pun bertanya, “apa yang tersisa dari domba tersebut untuk kita masak?” Ibunda Aisyah menjawab “Tidak ada yang tersisa lagi kecuali bagian bahu saja ya Rasulullah.”

Maka Rasulullah menimpali “Sesungguhnya semuanya masih ada kecuali bagian bahu saja.” Yaitu maksudnya akan tetap ada sebagai pahala sedekah di akhirat kelak. Hadits ini terdapat dalam riwayat Imam Tirmidzi.

Sedekah Artinya Meminjami Allah

Frustrated surprised bearded man in white shirt showing empty wallet Free Photo
Ilustrasi. | DROPOUTDEAN – FEEPIK

Orang yang bersedekah ibarat meminjamkan sesuatu kepada Allah dalam bentuk Al Qordhu yaitu jenis pinjaman yang akan dikembalikan beserta bunganya yang berlipat-lipat.

Jangan takut hilang dan habis, orang yang mensedekahkan hartanya pasti suatu saat akan Allah kembalikan baik di dunia langsung atau di akhirat sebagai pahala yang akan membuat pelakunya menyesal karena hanya mensedekahkan sedikit dari hartanya yang masih banyak.

“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat, supayaaku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (Al Munafiqun 10)

Bersedekah itu Berat

Beggars sitting under a bridge with cups have money. Free Photo
Ilustrasi.| JCOMP – FREEPIK

Tipikal manusia itu cinta berat dengan harta, kecintaannya dengan harta sudah di level bucin. Dia akan mengeluarkan harta hanya pada sesuatu yang berguna untuk dirinya atau keluarganya, urusan sedekah berada di nomor sekian.

Maka ada orang yang lebih memilih berkorban dengan tenaga, waktu dan pikiran daripada dia harus mengeluarkan hartanya untuk kebutuhan orang lain karena dia tidak akan kehilangan apapun dengan mengorbankan tiga hal tersebut.

Membeli barang branded dan mahal bukanlah dosa bahkan menjadi dianjurkan ketika barang tersebut lebih awet sehingga menghemat pengeluaran. Juga akan bernilai pahala jika tujuannya adalah untuk menampakkan nikmat yang telah Allah berikan.

Namun jangan lupa untuk berbagi kepada orang yang butuh, sebab di sisi kehidupan lain ada yang harus mencurahkan seluruh tenaga dan waktu hanya untuk sesuap makanan agar tulang punggungnya tegak, ada yang sedikit lebih baik dan ada yang lebih buruk.

Tenaga, waktu dan pikiran mereka tidak membutuhkannya, tapi harta apakah berat bagi orang yang mampu untuk berbagi kepadanya.

“Sedekah itu merupakan bukti keimanan seseorang…” (Al Baihaqi)

Semoga semakin memotivasi kamu untuk gemar bersedekah.

Tinggalkan Balasan