free page hit counter
Investasi-atau-Menabung
Investasi dulu atau menabung dulu? | Adeolu Eletu - unsplash.com

Menabung atau Investasi? Ini Pilihan Tepat Mapan Finansial Sejak Muda

Artikel diperbarui pada 24 Maret 2021.

Ingin mapan finansial sejak muda? Kuncinya ada di hidup hemat bersahaja dan investasi sejak muda. Kalau kamu masih ragu ingin menabung atau investasi dulu, simak jawabannya di bawah ini.

Investasi-atau-Menabung
Investasi dulu atau menabung dulu? | Adeolu Eletu – unsplash.com

Halo, Kawula Muda!

Akhir-akhir ini banyak sekali ajakan untuk menabung dan investasi di umur 20-an karena investasi dianggap penting dan bisa membuat kamu mapan sejak dini.

Benarkah?

Padahal, menabung aja susah. Masa masih harus ditambah investasi?

Wah, nanti jadi nggak bisa jalan-jalan, dong. Nggak bisa belanja apa yang kamu suka.

Inilah deretan alasan yang digunakan sebagian anak muda agar tidak mulai menabung apalagi investasi.

Sebagian kawula muda, mungkin kamu berpikir jika investasi itu susah, resiko rugi tinggi, atau mungkin beralasan ‘nanti saja kalau sudah mapan’.

Inilah yang kadang bikin kamu jadi kurang tertarik untuk investasi dan lebih suka menghabiskan uang gaji kamu begitu saja.

Akhirnya, saran untuk berinvestasi sejak dini menguap begitu saja dan sekedar wacana. Tanpa pernah kamu lakukan.

Sulit Investasi Sejak Muda? Mungkin Ini Sebabnya

Kaum muda yang masih berada di rentang usia 20-an memang memiliki tantangan tersendiri untuk bisa menabung dan investasi.

Pasalnya, gejolak untuk menemukan pengalaman bara dengan cara mengeksplorasi segala macam hal ternyata jauh lebih menarik untuk kamu lakukan.

Keinginan untuk menyimpan berarti secara otomatis kamu harus menahan gejolak yang sedang menggebu. SEbab, kamu harus  mulai menabung untuk masa depan.

Tidak ada yang salah memang karena gejolak tersebut umum dirasakan oleh mereka yang sedang mengalami usia transisi dari remaja ke dewasa.

Kamu merasa memiliki otoritas penuh terhadap diri sendiri, bekerja, berpenghasilan, belum punya tanggungan dan cicilan, serta bebas bersenang-senang dan explore pengalaman baru dengan uang kamu sendiri tentunya.

Namun, tahukah kamu jika keuangan yang matang dan mapan tentunya harus direncanakan sejak dini?

Saat ini kamu masih berada di usia produktif sehingga keahlian mengatur keuangan jadi penting sekali untuk masa depan kamu.

Dengan pengetahuan mengatur uang yang baik, kualitas hidup kamu perlahan akan meningkat. Hasilnya, kamu bisa mencapai kebebasan finansial.

Cara Terbaik Mengatur Keuangan

Apa saja kira-kira cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuangan kamu?

Salah satu cara terbaik untuk mengatur keuangan adalah dengan mulai menabung.

Pengertian dari menabung sendiri yang dilansir dari cimbniaga.co.id adalah aktivitas menyisihkan uang penghasilan, untuk bisa digunakan di kemudian hari.

Kamu bisa mulai menabung di bank, atau di rumah. Terserah, yang terpenting uang kamu bisa aman.

Cara lain untuk mengatur keuangan yaitu dengan mulai investasi.

Apa itu investasi?

Menurut Mulyadi (2001), investasi merupakan suatu komitmen atas sejumlah dana dan penundaan konsumsi selama periode waktu tertentu, untuk mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Karena memiliki keuntungan yang lebih, maka resikonya juga lebih besar.

Tapi, tenangsaja!

Kamu bisa memilih investasi dengan faktor resiko kecil. Bahkan sekarang pun kamu bisa mulai investasi melalui ponsel pintar kamu.

Perbedaan Menabung dan Investasi

Investasi-dari-HP
Apa perbedaan investasi dan menabung? | Austin Distel – unsplash.com

Antara menabung dan investasi memang sekilas serupa, tapi keduanya tidak sama.

Apa perbedaan antara menabung dan investasi?

Tenang, semua akan dibahas, berikut beberapa perbedaan mendasar aktivitas menabung dan investasi, melansir dari berbagai sumber.

#1. Investasi bisa memberikan kamu keuntungan yang lebih tinggi

Benarkah demikian? Tentu benar, dibandingkan dengan menabung investasi memiliki keuntungan lebih tinggi apabila aset yang kamu beli nilainya meningkat.

#2. Menabung memiliki resiko lebih rendah daripada investasi

Jika menabung membuat kamu memperoleh imbal hasil pasti, maka investasi memungkinkan kamu kehilangan dana yang sudah kamu investasikan.

#3. Sumber keuntungan dari berbeda

Menabung dan investasi sama-sama memiliki keuntungan. Keuntungan menabung didapatkan dari bunga. Sedangkan investasi memiliki sumber keuntungan dari penjualan aset yang tinggi.

#4. Produk berbeda

Contoh produk menabung adalah tabungan bank dan deposito. Sedangkan produk investasi seperti saham, reksa dana, emas, surat berharga, dan obligasi.

#5. Waktu pencairan

Tabungan kamu di bank dapat diambil kapan saja dengan syarat dan ketentuan berlaku. Sementara investasi memerlukan waktu untuk pencairan dana.

Bagaimana kawula muda?

Sudah paham dengan perbedaan menabung dan investasi, keduanya sama-sama instrumen yang tepat untuk mengatur keuangan kamu.

Tapi, jika kamu masih bingung, mana yang harus dimulai lebih dahulu, menabung atau investasi?

Menabung Dulu, Investasi Dulu, Mana yang Lebih Tepat?

Menabung
Menabung atau investasi dulu? | Michael Longmire – unsplash.com

Dilansir dari Bussines Insider, (Minggu, 27/8/2020) lihat dulu kondisi kamu, melalui beberapa hal berikut,

#1. Jika kamu belum siap dengan pengeluaran mendadak, maka fokuslah menabung dulu

Perencana keuangan bersertifikat dan pendiri Art of Finance Philip Olson menyarankan untuk menabung senilai pengeluaran 3 sampai 6 bulan.

Alasannya, karena menabung senilai tersebut adalah prioritas yang lebih tinggi dibanding investasi.

Tabungan tersebut bisa bertindak sebagai asuransi jika ada masalah hidup. Lebih lanjut, dia mengatakan jika kamu hidup dari gaji ke gaji, maka kamu harus mulai menabung.

Jadi, kalau kebutuhan hidup kamu selama sebulan ada di angka Rp 5 juta rupiah, kamu harus memiliki tabungan setidaknya Rp 15 juta rupiah sebelum kamu berinvestasi.

Akan lebih aman kalau kamu sudah punya tabungan Rp 30 juta rupiah, maka kamu bisa mulai berinvestasi dengan aman.

#2. Lunasi utang kamu, sebelum mulai investasi

Menurut Cait Howerton, perencana keuangan bersertifikat dan pakar keuangan dari SmarthPath, menyarankan fokus mengisi pos pengeluaran.

Semua pos tambahan harus diisi sampai penuh atau selesai. Jika berhutang, maka harus dilunasi sebelum investasi.

#3. Jangan lupa buat linimasa untuk mengetahui apa tujuan kamu dalam menabung dan investasi

Ketahui dulu, jangka waktu pemenuhan kebutuhan kamu. Jika kamu memiliki kebutuhan dalam jangka pendek, maka menabung adalah pilihan yang tepat, karena resiko kecil.

Misalnya saja kamu ingin beli Iphone X. Tapi jika kebutuhan kamu masih dalam waktu jangka panjang, contohnya kamu ingin membeli rumah atau biaya S2, sebaiknya kamu mulai investasi.

Dengan catatan dana pengeluaran bulanan sudah terpenuhi.

Nah, sudah siap untuk menabung atau malah langsung investasi? Sesuaikan dengan kondisi keuangan kamu ya!

Tapi mengingat, kamu adalah anak muda yang mungkin masih punya gaji pas-pasan menabung jadi pilihan pertama.

Saat kamu sudah siap dengan tabungan seperti yang disarankan oleh para pakar, baru kamu coba untuk mulai belajar investasi.

Tips Menabung Sebelum Investasi

Menabung-Rupiah
Ini tips menabung sebelum kamu investasi. | Bady Abbas – unsplash.com

Ketika kamu sudah siap untuk mulai menabung demi bisa hidup mapan sejak dini, artinya kamus udah selangkah lebih dekat untuk hidup mapan.

Berikut beberapa tips menabung sebelum kamu investasi yang bisa kamu lakukan, dikutip dari berbagai sumber.

#1. Pisahkan uang pengeluaran dan uang tabungan

Jadi dari pemasukan bulanan, misal dari uang gaji yang kamu terima, pecahlah menjadi 2 rekening.

Rekening pertama khusus untuk pengeluaran bulanan, dan rekening kedua fokus untuk tabungan kamu.

Sehingga, uang tabungan kamu akan aman, karena tidak tercampur dengan uang pengeluaran sehari-hari.

Rekening yang khusus untuk tabungan sebaiknya jangan diberikan fasilitas kartu debit, tujuannya agar kamu tidak mudah tergoda.

#2. Catat alokasi anggaran

Sedikit sulit, karena kamu harus mempunyai mindset “Cukup tidak cukup, harus cukup”.

Jadi setiap bulan kamu harus membuat daftar belanja dan alokasi anggaran dengan dana yang sudah ditentukan dari awal. Jangan membelanjakan uang diluar anggaran yang sudah kamu tentukan.

Nantinya, kamu akan terbiasa untuk disiplin terhadap pengeluaran.

#3. Biar makin semangat menabung, buatlah target menabung jangka panjang

Menabung akan lebih menyenangkan jika kamu punya tujuan jangka panjang.

Misal, kamu ingin beli rumah pribadi, ingin naik haji bersama orang tua dan lainnya. Maka dari itu buatlah daftar tujuan yang ingin kamu capai dari menabung, dengan demikian kamu akan hemat dan berhati-hati dalam pengeluaran.

#4. Menyiapkan dana pensiun

Jangan lupa jika kebutuhan hidup akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Dan lagi produktivitas kamu akan semakin menurun seiring bertambah usia.

So, kamu harus menyiapkan tabungan jangka panjang untuk hari tua.

#5. Mulailah investasi

Saat sudah menerapkan keempat cara di atas, maka saatnya kamu mulai berinvestasi. Tujuannya tidak lain untuk mempersiapkan dana di masa yang akan datang.

Kamu bisa memilih beragam investasi mulai dari reksa dana, valuta asing, investasi emas, atau investasi properti. Sebagian pemula, kamu disarankan memilih investasi reksa dana, yang bisa beli dari bank atau melalui aplikasi di ponsel. Selamat mencoba.

Jika sudah siap sekarang untuk menabung apalagi dilanjut investasi, maka mulailah dari sekarang, jangan tunggu nanti.

Yuk, kejar mimpi untuk meraih kemapanan sejak usia muda!

Tinggalkan Balasan