free page hit counter
Cara-Ambil-KPR-Syariah
Cara ambil KPR Syariah. | @shishuka - freepik.com

8 Jurus Syari Ambil KPR Syariah Buat Kamu para Milenial

Artikel diperbarui pada 7 Juni 2021.

The sales representative shake hands and delivering the keys to the new homeowners Premium Photo
KPR Syariah untuk kaum milenial di masa sekarang.| SHISUKA_FREEPIK

Pengen punya rumah tapi gaji pas-pasan? Mau ambil KPR tapi akadnya riba? Beli cash tapi duitnya belum cukup? Mau berapa tahun hidup sebagai kontarktor, tinggal di rumah kontrakan.

Apa memang sesulit itu untuk memiliki rumah sendiri dan apakah tidak ada solusi yang ditawarkan islam?

Jangan putus asa dulu, di artikel ini akan dijelaskan bagaimana kiat agar kamu bisa membeli rumah secara syari walau dengan akad kredit dari bank.

Karena seperti yang sudah lazim diketahui bahwa akad-akad kredit dengan bank hampir 99% adalah akad riba sehingga sebagai muslim akan sangat berhati-hati untuk mengambil akad kredit di perbankan.

Tapi kamu masih bisa memiliki rumah dengan cicilan KPR syari melalui langkah-langkah berikut yang penulis sarikan dari penjelasan Doktor Erwandi Tarmizi:

#1. Survey

Kiat pertama adalah melihat rumah yang akan kamu beli, selain agar kamu bisa melihat detail dari rumah yang kamu inginkan adalah supaya kamu tidak tertipu dengan penawaran Developer.

Survey ini penting agar kamu tidak membeli kucing dalam karung dan terjatuh dalam jual beli ghoror (tidak jelas).

#2. Jangan Memberi DP ke Developer

Sistem KPR mirip-mirip dengan sitem leasing pada jual beli kendaraan, dimana pembeli tidak membayar kepada dealer tapi mencicil kepada bank. Jadi agar transaksi KPR sah dalam pandangan syariat, hindari transaksi kepada dua pihak sekaligus.

Karena jika kamu menyerahkan DP ke pihak Developer dan sisa angsuran kamu bayarkan ke pihak bank, akan terjadi transaksi kepada dua pihak, dan ini jatuhnya ghoror karena ketidakjelasan siapa pemilik barang.

#3. Mengajukan Pinjaman ke Bank

Karena kamu tidak memiliki dana yang cukup, hal yang perlu kamu lakukan adalah mencari pinjaman.

Beruntung jika kamu menemukan lembaga keuangan syari yang bersedia meminjamkan uangnya tanpa bunga dan denda, jika tidak maka bank adalah solusinya.

Yang harus kamu lakukan adalah mendatangi bank syariah dan membuat pengajuan serta melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan oleh pihak bank.

Di tahap ini kamu belum boleh melakukan akad dengan bank, karena bank belum melakukan pembelian unit rumah KPR. Yang kamu lakukan hanyalah mengajukan pinjaman dana sampai hal tersebut disetujui.

#4. Membuka Rekening Tabungan

Ketika pengajuan pinjaman kamu disetujui, pihak bank akan meminta kamu membuat sebuah akun bank sebagai bentuk keseriusan.

Akun rekening ini berfungsi untuk menyimpan (membayar) uang senilai DP yang telah disepakati dan sisa angsurannya.

#5. Deal Bank dengan Developer

Agar akad kredit kamu tidak terjatuh ke dalam akad riba dan ghoror, pihak bank harus terlebih dahulu melakukan transaksi jual beli dengan pihak Developer.

Jual beli ini berguna untuk memastikan bahwa rumah yang akan kamu cicil ke bank sudah resmi menjadi milik bank, dengan bukti serah-terima kunci dan surat-surat lainnya.

#6. Deal Bank dengan Pembeli

Jika akad bank dengan Developer sudah deal, artinya rumah tersebut sudah resmi menjadi milik bank yang boleh dia jual atau digunakan sekehendak bank.

Di tahap ini bank boleh menjual rumah tersebut kepada kamu secara kredit dengan terlebih dahulu menaikkan harga untuk keuntungan pihak bank.

#7. Kredit Tanpa Riba

Jika sudah terjadi deal akad kredit antara kamu dan pihak bank maka kembali kepada aturan kredit syari, tidak boleh ada denda keterlambatan dan atau penalty karena tidak mampu melunasi sisa angsuran pada waktu yang telah disepakati.

#8. Hindari Asuransi

Setelah akad kredit syari kamu lakukan, secara resmi rumah tersebut sudah menjadi milik kamu dan tinggal menyelesaikan sisa angsuran setiap bulannya.

Agar lebih selamat dan terhindar dari akad riba lainnya, kamu bisa meminta ke pihak bank syariah agar tidak menyertakan dalam produk asuransi dengan membuat pernyataan tertulis.

Demikian kiat dan tahapan-tahapan KPR syariah yang bisa kamu tempuh, pastikan ketika akad dengan bank jangan sampai ada denda keterlambatan angsuran dan atau penalty karena tidak mampu menyelesaikan pembayaran sesuai tenor.

Semoga bermanfaat dan dimudahkan memiliki hunian idaman.

Barakallahu fiikum!

Referensi: Penjelasan Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. dan Ust. Abu Muhammad Dwiono Koesen di salah satu video ceramah beliau berdua.

 

 

Tinggalkan Balasan