free page hit counter
aplikasi trading crypto ojk

Aplikasi Trading Crypto OJK Dan Aset Kripto Yang Bisa Ditrading

Menggunakan aplikasi trading crypto OJK merupakan langkah tepat yang harus dilakukan oleh trader. Alasannya ada banyak, terutama aplikasi yang sudah diakui oleh OJK ialah aplikasi yang pasti memiliki keamanan tinggi. Selain itu, sistem kerjanya pasti bagus.

Untuk memulai trading, biasanya para trader akan menganalisis beberapa pilihan aplikasi terlebih dahulu. Kemudian, barulah trader akan memilih sebuah aplikasi yang paling cocok untuk digunakan.

Info tambahan, biasanya aplikasi trading crypto yang sudah ada di OJK akan menyediakan beberapa jenis aset trading. Seperti yang diketahui, Crypto memang dibagi menjadi beberapa jenis aset yang biasa dijadikan alat jual beli. Beberapa di antaranya adalah yang paling digemari.

Macam Macam Aset Crypto

Trading crypto adalah melakukan jual beli atau pertukaran atas aset aset crypto. Tentu saja aset crypto memiliki harga fantastis dan sangat berharga, itulah mengapa trading crypto jadi banyak diminati. Namun sebenarnya, apa saja aset crypto yang ditransaksikan ini? Berikut jenis jenisnya:

1. Bitcoin

Mungkin hampir semua trader crypto sudah tahu bahwa Bitcoin adalah salah satu aset crypto yang paling populer. Bitcoin menjadi aset yang diperjualbelikan paling banyak dan paling sering. Harga Bitcoin juga cukup tinggi dan bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Secara umum, Bitcoin adalah jenis koin elektronik yang digunakan dalam dunia crypto. Koin ini bahkan sedang direncanakan menjadi salah satu alat pembayaran yang sah di dunia nyata. Jadi, Bitcoin menjadi hal yang paling banyak dicari ketika seorang trader melakukan trading crypto.

2. Ethereum

Selanjutnya, jenis aset crypto yang lain adalah Ethereum. Dalam dunia trading, Ethereum memiliki kode ETH dan diluncurkan pertama kali debut pada tahun 2015 silam. Sejak saat itu, Ethereum juga menjadi mata uang yang berharga di trading crypto.

Ethereum ini memiliki nilai triliunan yang dipatok dari harga dolar Amerika. Untuk saat ini, data sementara menunjukkan bahwa harga Ethereum di rupiah Indonesia adalah 45 juta rupiah. Harga tersebut dilengkapi dengan trading volume 24 jam bernilai 188,90 trilliun.

3. Binance

Di aplikasi trading crypto OJK, pasti menyediakan aset crypto satu ini. Namanya adalah Binance, merupakan sebuah aset crypto yang dirilis oleh perusahaan trading dengan nama yang sama. Perusahaan Binance merupakan perusahaan trading crypto terbesar di dunia saat ini.

Kode milik Binance Coin adalah BNB dan saat ini, nilainya pada rupiah Indonesia adalah 6,1 juta. Seperti biasa, nilai jual beli trading bisa naik turun sesuai pasar. Namun, angka kuadran milik Binance tetap tinggi hingga mencapai triliunan.

4. USD Coin

Konsep USD Coin hampir sama dengan Bitcoin, yakni koin buatan yang akan diproses menjadi salah satu alat pembayaran Cryptocurrency yang sah. Seperti namanya, USD Coin adalah koin crypto yang diciptakan dari Amerika dan menjadi sebuah aset crypto yang cukup digemari.

Bahkan, USD Coin juga direncanakan menjadi sebuah nilai saham yang bisa ditanamkan di beberapa sektor bisnis industri. Hal ini disetujui karena nilai tukar USD Coin cukup tinggi, bahkan mencapai angka triliunan dolar.

5. Solana

Sebuah perusahaan trading bernama Solana Foundation berhasil menciptakan sebuah aset crypto bernama Solana. Aset satu ini merupakan sebuah Token Crypto yang sama berharganya dengan coin.

Fakta lainnya adalah Solana merupakan salah satu cabang blockchain yang cukup berpengaruh di dunia trading. Selama ini, telah banyak trader yang membuktikan bahwa Solana memiliki pasar yang stabil dan berkeuntungan tinggi.

Aplikasi Untuk Trading Crypto yang Sudah Diakui OJK

Setelah mengetahui jenis jenis aset crypto yang bisa dijadikan andalan untuk trading, kini saatnya memulai bisnis trading. Dibutuhkan aplikasi trading crypto OJK yang tepat untuk menjadi wadah bertransaksi. Berikut ini beberapa aplikasi yang direkomendasikan untuk ber- trading crypto:

1. Binance

Aplikasi pada urutan yang pertama adalah Binance. Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, Binance adalah aplikasi yang terbesar saat ini. Pemasukannya mencapai ratusan triliun karena banyak trader dunia yang menggantungkan usahanya di sini.

Selain itu, Binance juga telah mengeluarkan salah satu aset crypto yakni Binance Coin. Sebagai aplikasi trading crypto OJK yang baik, Binance menyediakan data pasar yang pasti tepat. Namun, pemula harus belajar banyak tentang trading terlebih dahulu sebelum menggunakan Binance.

2. Toko Crypto

Saat ini, tidak diragukan lagi jika Toko Crypto menjadi sebuah aplikasi trading crypto OJK terbaik di Indonesia. Ada banyak benefit yang didapatkan apabila menggunakan aplikasi trading ini. Mulai dari mendapatkan kesempatan trading yang besar dan juga hal hal lain.

Misalnya, Toko Crypto menyediakan layanan yang pasti legal. Dengan begitu, trader tidak akan bertemu atau mengalami transaksi penipuan. Hal menguntungkan lainnya adalah aplikasi ini termasuk sebagai aplikasi trading dengan modal termurah.

3. Pintu

Siapa yang tidak mengetahui tentang aplikasi Pintu? Platform trading yang banyak digemari saat ini. Pintu adalah aplikasi trading yang instan sehingga banyak trader mulai dari pemula hingga senior menggunakan aplikasi ini.

Oleh karena aplikasinya terkenal instan, semua hal yang bersangkutan dengan trading jadi mudah dilakukan. Mulai dari transaksi beli, transaksi jual, menanam saham dengan Bitcoin dan hal hal lainnya. Modal awal bertransaksi di aplikasi Pintu juga murah.

4. Webull

Selanjutnya, aplikasi bernama Webull juga termasuk ke dalam daftar aplikasi trading crypto OJK terbaik. Secara garis besar, aplikasi Webull bekerja dengan cara yang sama seperti aplikasi trading crypto OJK lainnya. Fokus dalam menangani urusan trading.

Untuk bisa memulai trading di Webull, calon trader bahkan tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Itu karena Webull termasuk dalam jajaran aplikasi trading crypto yang memiliki fee murah. Dengan semua kenyamanan yang dijamin, maka Webull termasuk salah satu sarana trading yang harus dicoba.

5. Indodax

Terakhir, pembahasan mengenai aplikasi ini akan berakhir pada Indodax. Umum diketahui bahwa Indodax memiliki member setia yang cukup banyak. Klaim ini diambil dari fakta meningkatnya angka transaksi trading crypto per tahun.

Indodax juga terdaftar dalam Bappebti, jadi bisa dipastikan bahwa aplikasi ini aman. Namun sayangnya, Indodax mengenakan biaya yang cukup tinggi pada penggunanya di setiap transaksi. Yakni 25 ribu rupiah per transaksi dilakukan.

Apabila berbicara tentang aplikasi trading crypto OJK yang baik, masih ada beberapa rekomendasi yang lain. Sama halnya dengan aplikasi yang terdaftar di Bappebti. Memang, mencari sebuah wadah untuk trading tidak bisa dilakukan secara asal.

Secara umum, penggunaan kelima aplikasi di atas hampir sama dengan aplikasi lainnya. Kelimanya mengharuskan trader untuk mendaftar, kemudian menyetorkan modal. Sisanya tergantung dari trader sendiri, bagaimana cara mengendalikan transaksi pasar.

Hal yang harus diperhatikan saat bertransaksi atau melakukan kegiatan trading adalah defisit. Jangan sampai ada nominal yang terlewat diperhatikan, karena bisa menyebabkan kerugian. Berhati hati juga dalam ber- trading, sebisa mungkin gunakan strategi yang tepat, dan perhitungan yang matang.